Home / ... Info Terkini / Berita Umum / JELANG PENDAFTARAN CALON PENGGANTI BUPATI PILKADA BURSEL 2015, KPU LAKUKAN SOSIALISASI

JELANG PENDAFTARAN CALON PENGGANTI BUPATI PILKADA BURSEL 2015, KPU LAKUKAN SOSIALISASI

Namrole Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan melakukan Sosialisasi Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan menjelang masa pendaftaran akibat Calon berhalangan tetap yang dijadwalkan oleh KPU dibuka tanggal 15 – 17 Oktober 2015.  Acara Sosialisasi yang dibuka secara Resmi oleh Ketu KPU Said Sabi dihadiri oleh Seluruh Anggota KPU beserta Sekretaris KPU, Panwas Kabupaten Buru Selatan, Kedua Tim Pasangan Calon dari Gabungan Partai Politik serta rekan-rekan dari Media Massa.


Mengawali kegiatan tersebut dalam sambutannya Sabi menegaskan bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan dimaksud diharapkan kepada kedua Tim pasangan calon yang hadir pada kegiatan tersebut untuk serius dan saksama mengikuti materi yang akan dipaparkan dan dapat diteruskan kepada Pimpinan Partai politik masing-masing sehingga apa yang diharapkan dalam 3 (tiga) hari kedepan dapat tercapai dengan baik.

Sebagai Pembicara pada kegiatan dimaksud Komisioner KPU Provinsi Maluku Devisi Teknis, La Alwi, SH, MH memberikan paparan terkait dengan aturan teknis tentang mekanisme Pendaftaran Calon Bupati oleh Gabungan Partai Politik yang calonnya telah dinyatakan berhalangan tetap,

Mengacu pada SK KPU Kabupaten Buru Selatan Nomor 30 Kpts/KPU bursel/X/2015 tertanggal 03 Oktober 2015 bahwa KPU melakukan Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan terhitung sejak tanggal 03 Oktober s/d 17 Oktober 2015 ( selama 14 Hari), fakta yang terjadi setelah putusan penundaan telah diumumkan, ternyata dalam termin waktu 10 hari penundaan, tidak diajukan Calon Pengganti oleh Gabungan Parpol yang Calonnya telah dinyatakan berhalangan tetap yakni Partai Gerindra dan PKS, oleh karenanya mengacu pada SK KPU tersebut yang landasannya Pasal 54 ayat (6) UU Nomor 8 Tahun 2015 dan Pasal 84, 85 dan 86 Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 sebagaimana diuubah dalam Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2015, maka serta merta KPU Kabupaten Buru Selatan memperpanjang Penundaan 10 hari dengan tambahan 4 hari, dimana satu hari adalah waktu sosialisasi dan tiga harinya adalah tahapan pendaftaran calon,”ungkap Alwi.

Olehnya itu, Alwi menegaskan bahwa  Undang-Undang dan Peraturan KPU hanya mengamanatkan perpanjangan waktu pendaftaran diperuntukkan bagi gabungan partai politik yang calonnya telah dinyatakan berhalangan tetap, selanjutnya yang mesti dipahami oleh Gabungan Partai Politik yang calonnya berhalangan tetap adalah karena ini pendaftaran maka secara mutadis mutandis ketentuan Pasal  7  Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 dengan pengecualian putusan MK Nomor 32, 42 dan 46 Bulan September 2015 serta ketentuan Pasal 4 dan Pasal 42 PKPU Nomor 12 Tahun 2015 tetap berlaku.

“Selanjutnya apabila dalam waktu tiga hari Partai Gerindra dan PKS tidak mendaftarkan Calon, maka sesuai dengan Putusan MK nomor 100 tanggal 29 September 2015 tentang Calon Tunggal dalam Pilkada berlaku dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan, oleh karenya momentum sosialisasi ini sangat penting untuk disimak dan ditindak lanjuti oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera’’ ungkap Komisioner KPU Maluku La Alwi. (ZIR, 01 ES)

Check Also

PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN TAHUN 2020

Sesuai Amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,  khususnya : Pasal 14 huruf ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku