Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Kapolri Minta Distribusi Surat Suara di Maluku Dikawal Ketat

Kapolri Minta Distribusi Surat Suara di Maluku Dikawal Ketat

AMBON-Kepala Kepolisian RI Jenderal Pol. Sutarman meminta jajarannya di Provinsi Maluku untuk mengawal ketat distribusi surat suara pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Hal yang sama juga harus dilakukan polisi  saat penghitungan suara Pilpres 9 Juli di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kapolri menyatakan, pengawalan surat suara  dilakukan mulai dari percetakan surat suara, distribusi surat suara ke KPU kabupaten/kota, Panitia  Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS)  hingga distribusi ke setiap TPS di seluruh wilayah Maluku.

Langkah ini menurut Kapolri dilakukan  untuk mencegah  adanya pihak – pihak yang ingin  mengganggu jalannya distribusi surat suara tersebut. Apalagi menurut Kapolri, secara geografis kondisi wilayah Maluku sangat sulit untuk proses distribusi logistik pemilu.

“Surat suara harus dikawal, jangan sampai ada orang yang  berusaha mengganggu jalannya tahapan pemilu. Setelah dicetak dari percetak, distribusi ke KPU, didistribusi ke PPK, PPS dan sampai ke TPS tolong dikawal secara baik, apalagai di Maluku wilayahnya sangat sulit untuk menuju ke pulau – pulau tertentu,” kata Kapolri saat memberi pembekalan kepada ribuan prajurit TNI/Polri di lingkup Kodam 16 Pattimura dan Polda Maluku di Gedung Islamic Center, Selasa (10/6).

Ia berharap aparat Kepolisian di Maluku tidak lengah  mengamankan jalannya setiap  tahapan Pilpres. Polda Maluku juga diminta membantu kelancaran proses  distrubisi  surat suara, berkoordinasi dengan   KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Maluku sehingga Pilpres berjalan lancar.

Selain  diperlukan pengamanan ketat saat distribusi surat suara, Kapolri juga minta anggotannya untuk melakukan pengawalan saat pemungutan dan penghitungan  suara Pilpres 9 Juli mendatang. Ia bahkan meminta anggotanya untuk memotret hasil penghitungan suara di tiap TPS, sehingga memiliki bukti jika ada pihak – pihak yang akan membuat kecurangan di tingkat selanjutnya. “Anggota yang ada di TPS-TPS supaya bersama –sama memantau, bahkan bila perlu dilengkapi dengan handphone   yang dilengkapi dengan kamera agar memotret jalannya penghitungan suara sehingga  tidak ada penghitungan suara yang diruba oleh siapa pun juga,” kata Kapolri. Ia juga menyatakan, aparat kepolsian harus mengawal setiap tahapan Pilpres di Maluku  sehingga suara rakyat benar- benar dijatuhkan pada pilihan yang tepat.  (NT)

Check Also

Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Periode Semester I (Januari-Juni) Tahun 2021 Tingkat KPU Provinsi Maluku

(9/7/21) Jumat, 9 Juli 2021 bertempat di ruang rapat Kantor KPU Provinsi Maluku, telah dilaksanakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPU Provinsi Maluku