Home / ... Info Terkini / Berita Umum / KPPS Bermasalah di Aru, Maluku Tidak Lagi Dipertahankan di Pilpres

KPPS Bermasalah di Aru, Maluku Tidak Lagi Dipertahankan di Pilpres

AMBON-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepualaun Aru memastikan tidak akan mempertahankan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kabupaten itu yang saat pemilu legislatif 9 April lalu dinilai bermasalah.

“Kalau saat pileg 9 April lalu bermasalah tidak mungkin direkrut kembali. Kami akan arahkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar PPS dan KPPS yang sebelumnya bermasalah tidaklagi dipertahankan.”kata Komisioner KPU Kabupaten Aru, Yoseph Yosudarso Labok kepada Media Centre Maluku, Sabtu (24/5).

Dia mengungkapkan, setelah pileg selesai digelar, maka secara otomatis tugas KPPS dan PPS juga selesai, sehingga untuk pemilupresiden (pilpres) nanti pihaknya akan kembali merekrut penyelenggara yang baru.

“Jadi nanti satu bulan sebelum pilpres itu akan direkrut PPS dan PPS yang baru lagi, karena tugas PPS dan KPPS saat pileg kan sudah selesai,”ujarnya.

Menurutnya, untuk menghindari dan mengantisipasi adanya berbagai kecurangan saat pilpres juli mendatang, pihaknya akan merekrut petugas KPPS dan PPS yang dapat bekerja netral dan bertanggung jawab sehingga pilpres dapat berjalan baik dan berkualitas.

“Tentnya kita akan rekrut KPPS dan PPS yang dapat bekerja sama dengan baik dan tidak bermasalah, dan tidak memihak. Itu penting agar pilpres di Aru dapat berjalan dengan baik pula,”ujarnya. (NT)

Check Also

Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Periode Semester I (Januari-Juni) Tahun 2021 Tingkat KPU Provinsi Maluku

(9/7/21) Jumat, 9 Juli 2021 bertempat di ruang rapat Kantor KPU Provinsi Maluku, telah dilaksanakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPU Provinsi Maluku