Home / ... Info Terkini / Berita Umum / KPU Ambon Sosialisasi Pilgub ke Pemilih Pemula

KPU Ambon Sosialisasi Pilgub ke Pemilih Pemula

MEDIACENTER.-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula di sejumlah sekolah di Kota Ambon. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilih hak tata cara pencoblosan dan persyararan sebagai pemilih.

Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula, terutama siswa SMA/MA dan SMK di kota Ambon yang sudah berumur 17 tahun, agar segera mendaftarkan namanya ke Petugas Pengumutan Suara (PPS) di tingkat desa untuk mengikuti pemilih nanti.

Para siswa sekolah ini juga diberikan pehamaman mengenai syarat-syarat sebagai pemilih. Salah satunya dengan melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP ke dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diskucapil). Ini penting, karena pemilih diwajibkan membawa e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) bagi yang telah melakukan perekaman, saat pemilihan nanti.

Pemilih yang belum memiliki e-KTP dan tidak melakukan perekaman, namanya dicoret dan tidak ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Banyak hal yang kami sampaikan kepada mereka, para siswa yang tergolong sebagai pemilih pemula di Pilgub 2018. Karena sudah berumur 17 tahun. Salah satunya dengan melakukan perekaman e-KTP ke Diskucapil sebagai syarat,” jelas Komisioner KPU Kota Ambon, M. Shadek Fuad kepada wartawan usai melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula di Aula SMA 5 Lateri, Jumat (13/4).

Koordinator Divisi Data, Safrudin Layn para siswa juga diberikan pemahaman mengenai tata cara mencoblos yang baik dan benar, agar tidak terjadi kerusakan. Sosialisasi ini penting, sebab pemilih pemula terus bertambah setiap tahun.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk memperkenalkan mereka dengan hal-hal seperti itu, terutama tata cara mencoblos yang baik dan benar. Sebab, mereka ini adalah pemilih pemula yang baru pernah mengikuti pemilihan,” tandas Layn.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMA 5 Lateri, Jhon Melmambessy menambahkan bahwa, sosialisasi tersebut merupakan salah satu langkah strategis yang harus dilakukan oleh KPU selaku penyelenggara. Sebab, para siswa yang sudah termasuk pemilih pemula juga merupakan warga negara Indonesia yang memiliki hak dalam menentukan sikap demokrasinya ketika pemilihan, baik PIlkada maupu pemilu legislatif dan Pilpres.

“Ya, pada dasarnya kita merasa bangga, karena para siswa yang sudah berusia 17 tahun bisa mengikuti pemilihan dengan istilah pemilih pemula atau orang baru. Dan ini sesuai perintah undang-undang, bukan atas kemauan KPU atau kita dari pihak sekolah untuk sosialisasi ini dilakukan,”ujar Jhon yang juga ketua PPK Baguala.

Sosialisasi tersebut dihadiri tiga komisioner KPU kota Ambon diantaranya, koordinator divisi hukum, M. Shadek Fuad, koordinator divisi data dan Safrudin Layn, dan koordinator divisi logistk, riekke Uriilal serta ratusan siswa dari lima sekolah SMA. (MC01)

Check Also

Pilkada Maluku Aman, Kontribusi Semua Pihak 

MEDIACENTER–Kondisi aman selama pelaksanaan Pilkada merupakan kontribusi maksimal dari aparat kemananan Polri maupun TNI. Di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku