Home / ... Info Terkini / Berita Umum / KPU Maluku Bersiap Hadapi Gugatan Tiga Parpol dan Calon DPD RI

KPU Maluku Bersiap Hadapi Gugatan Tiga Parpol dan Calon DPD RI

AMBON-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku kini tengah mempersiapkan sejumlah dokumen untuk menghadapi gugatan tiga parpol dan empat calon anggota DPD RI yang tidak puas atas hasil Pemilu Legislatif (Pileg) di Mahkamah Konstitusi (MK). Hingga kini, KPU Maluku menyebutkan sudah ada tiga Parpol yakni Partai NasDem, Partai Hanura dan Partai Demokrat yang mengajukan gugatan ke MK dengan objek sengketa perolehan suara hasil Pileg di Maluku. Sedangkan calon DPD RI, gugatan diajukan oleh tiga calon yakni, La Ode Salimin,  Nono Sampono dan  Mohammad Ramli Uswanas.

Komisioner KPU Maluku La Alwi menyebutkan, berdasarkan data resmi dari MK, tiga parpol tersebut sudah mengembalikan berkas gugatan ke MK setelah diperbaiki. “Hingga saat ini, data yang kami terima dari MK, baru tiga Parpol yang mengajukan gugatan dengan objek sengketa perolehan suara hasil Pileg di Maluku,” kata La Alwi kepada Media Center KPU Maluku, Senin (19/5).

Ia menyebutkan Partai NasDem mengajukan gugatan ke MK soal perolehan suara  DPR RI, di daerah pemilihan (Dapil) Seram Bagian Timur (SBT) untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Dapil Maluku Tengah (Malteng) untuk suara Partai Gerindra.

Sementara untuk Partai Hanura, gugatan yang diajukan  soal perolehan suara DPRD Kabupaten Buru dari  Dapil Buru III. Sementara untuk Partai Demokrat, gugatan soal perolehan suara DPRD Kabupaten Malteng  di Dapil Malteng I. “Kalau gugatan Partai Demokrat  terkait perolehan suara di internal, sedangkan NasDem dan Hanura materi gugatan soal perolehan suara  yang dimiliki  Parpol lainnya,” kata La Alwi.

Sementara untuk calon DPD, materi gugatan terkait dengan perolehan suara di sejumlah kabupaten, khusus untuk Nona yang dipersoalkan di   Kabupaten Maluku Barat Daya.   Ia menyatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah  KPU kabupaten untuk menyiapkan dokumen dan data yang digunakan dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK nanti.

“Kita sudah berkoordinasi dengan KPU kabupaten yang dijadikan objek sengketa Parpol, untuk menyiapkan dokumen – dokumen yang akan digunakan  dalam menjawab gugatan parpol di MK,” katanya. Ia juga berharap agar  tidak ada lagi Parpol lainnya yang  menjadikan Maluku sebagai objek gugatan di MK.

Namun La Alwi memastikan untuk  PBB dan PKPI tidak melayangkan gugatan atas hasil Pileg. Kepastian tersebut  diketahui  karena  kedua Parpol itu secara nasional tidak melakukan gugatan ke MK dengan objek sengketa perolehan suara di Maluku.   Terkait pengacara  hukum yang digunakan untuk menghadapi gugatan Parpol dan calon DPD RI, La Alwi menyatakan masih menunggu petunjuk dari  KPU RI.

Karena menurutnya, dalam sengketa PHPU yang menjadi termohon adalah KPU RI. “Kalau soal pengacara masih menunggu petunjuk dari KPU RI, jangan – jangan mereka sudah siapkan,” katanya.   Diperkirakan persidangan PHPU  yang diajukan Parpol dan calon DPD RI untuk Maluku sudah mulai digelar akhir Mei ini.   (NT)

Check Also

PENGUMUMAN NOMOR : 2/PP.06-PENG/8101/KPU-KAB/I/2019 TENTANG LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 TINGKAT KABUPATEN MALUKU TENGAH

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MALUKU TENGAH PENGUMUMAN NOMOR :  2/PP.06-PENG/8101/KPU-KAB/I/2019 TENTANG LAPORAN PENERIMAAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku