Home / ... Info Terkini / Berita Umum / MK Akan Gelar Sidang Jarak Jauh PHPU Maluku

MK Akan Gelar Sidang Jarak Jauh PHPU Maluku

AMBON-Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang jarak jauh perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) yang digugat sejumlah partai politik (Parpol) dan dua calon anggota DPD RI dari Maluku ke MK.  Sidang jarak jauh tersebut dengan menggunakan fasilitas teleconference milik  Fakultas Hukum  (PH) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, yang terhubung dengan fasilitas yang sama di Gedung MK.

Sidang jarah jauh tersebut hanya untuk agenda pemeriksaan saksi dari pihak termohon yakni  KPU provinsi,kabupaten/kota se Maluku maupun  saksi  pemohon, Parpol dan calon anggota DPD RI jika mereka inginkan. Komisioner KPU Maluku Samsul Rivan Kubangun menyatakan, untuk pelaksanaan sidang jarak jauh tersebut, kuasa hukum KPU RI  menyurati  Ketua MK melalui  Panitera MK agar digelar sidang jarak jauh  dengan menggunakan fasilitas teleconference yang tersedia di FH Unpatti.

“Untuk sidang jarak jauh, sesuai hukum acara, harus ada permintaan khusus kepada Ketua MK, melalui panitera, sehingga itu bisa dilakukan. Dan KPU RI lewat kuasa hukum  akan melakukan hal itu,” kata Kubangun kepada Media Center KPU Maluku, Sabtu (31/5).

Ia menyatakan,  ada kerjasama antara  MK dengan   FH seluruh  perguruan tinggi di Indonesia, untuk pelaksanaan sidang jarak jauh tersebut dengan perkara gugatan sengketa pemilu. Sehingga lanjut Kubangun,  tinggal dimaafkan saja  untuk mengefektifkan waktu  dan menghemat biaya  persidangan.

Syaratnya ialah, KPU  lewat kuasa hukum menyampaikan permintaan khusus ke Ketua MK lewat panitera  untuk pelaksanaan sidang jarak jauh itu. “Yang penting KPU RI lewat kuasa hukum  menyampaikan  permintaan khusus ke MK, dan  waktu persidangan nanti MK yang tentukan,” katanya. Namun Kubangun mengakui  belum mengetahui pasti apakah kuasa hukum KPU RI sudah menyampaikan permintaan tersebut atau belum. Namun menurutnya  surat permintaan itu bersifat administrasi saja.

Ia menyatakan, saat ini materi perkara  PHPU untuk Parpol dan calon anggota DPD RI dari Maluku mulai masuk tahapan pembuktian dan pemeriksaan saksi baik  dari pemohon maupun termohon.  Sehingga diperkirakan  pelaksanaan sidang jarak jauh bakal digelar awal Juni ini.  Dalam sidang jarak jauh tersebut menurut Kubangun, para saksi dihadirkan di FH Unpatti,  dan majelis hakim MK melakukan pemeriksaan saksi  dengan  menggunakan fasilitas teleconference tersebut.

Ia  menyatakan, saat ini  KPU Maluku bersama jajaran KPU kabupaten/kota yang menjadi objek sengketa PHPU dari Parpol dan calon anggota DPD RI siap untuk sidang dengan agenda pemeriksaan saksi. “Kita sudah sangat siap, termasuk saksi-saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan nanti,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini tersisa empat Parpol dan dua calon anggota DPD RI  yang gugatannya masih dilanjutkan di MK, sedangkan gugatan  empat Parpol dan seorang calon anggota DPD RI sudah diputus sela oleh MK. (NT)

Check Also

PPK Pilkada 2020 Kabupaten SBT, Kepulauan Aru, Bursel dan MBD telah diumumkan

Sabtu 15 Februari 2020 secara serentak KPU Kabupaten SBT, Kepulauan Aru, Bursel dan MBD telah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku