Home / ... Info Terkini / Berita Umum / MK Jatuhkan Putusan Sela Calon DPD RI

MK Jatuhkan Putusan Sela Calon DPD RI

AMBON- Setelah melalui persidangan selama empat kali, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menjatuhkan putusan sela (tidak dapat dilanjutkan) atas perkara perselisihan hasil pemilu (PHPU) yang diajukan calon anggota DPD RI terpilih asal Maluku Nono Sampono.

Dalam putusan sela yang dibacakan langsung Ketua MK Hamdan Zoelva dalam sidang yang digelar di Gedung MK pada Rabu (28/5) itu, Hamdan menyatakan gugatan Nono Sampono digugurkan dan tidak dapat dilanjutkan lagi karena tidak memiliki syarat berdasarkan Undang –Undang untuk dilanjutkan.

“Putusan sela majelis hakim yang dibacakan Ketua MK Hamdan Zoelva, menyatakan perkara PHPU DPD RI yang diajukan Nono Sampono, tidak memenuhi syarat berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk dilanjutkan,”kata Komisioner KPU Maluku La Alwi kepada Media Center KPU Maluku. La Alwi bersama komisioner KPU Maluku Samsul Rivan Kubangun saat ini berada di Jakarta untuk mengikuti setiap persidangan atas gugatan PHPU yang diajukan Parpol dan calon anggota DPD RI di MK.

Ia menyatakan, atas putusan tersebut membuat Nono bersama tim kuasa hukumnya, Firman Wijaya tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sebelumnya menurut La Alwi dalam persidangan pertama pada Jumat (23/5) saat pemeriksaan permohonan, Ketua MK Hamdan Zoelva juga sudah mengingatkan Nono bersama kuasa hukumnya agar tidak melanjutkan gugatannya karena ia merupakan calon terpilih.

“Khusus perkara Nono Sampono karena merupakan calon terpilih dengan peringkat suara tertinggi kedua untuk DPD RI di Dapil Maluku, maka Ketua MK selaku pimpinan sidang telah mengingatkan pemohon dan kuasa hukumnya bahwa, Pasal 74 ayat 2 Undang –Undang (UU) Nomor 24 tahun 2003 junto UU Nomor 8 Tahun 2011, menegaskan permohonan hanya dapat diajukan terhadap penetapan hasil pemilu secara nasional oleh KPU yang mempengaruhi terpilihnya calon,” kata La Alwi. Namun Nono tetap melanjutkan persidangan dengan agenda selanjutnya perbaikan permohonan pemohon, hingga akhirnya majelis hakim menjatuhkan putusan sela.

Gugatan Nono Sampono terdaftar di MK dengan perkara PHPU No. 18-30/PHPU-DPD/XII/2014.

Nono adalah calon terpilih yang ditetapkan KPU RI dengan perolehan suara terbanyak dua dan mendapatkan kursi kedua dari empat kursi DPD RI mewakili Maluku.

Dalam materi gugatannya, Nono mempersoalkan perolehan suara DPD RI yang ditetapkan KPU Maluku Barat Daya, dimana menurut Nono ada ribuan suaranya hilang di wilayah itu.

Sementara untuk gugatan dua calon anggota DPD RI lainnya yakni La Ode Salimin dan Muhammad Ramli Uswanas, menurut La Alwi majelis hakim MK menilai gugatan mereka memenuhi syarat dan dapat dilanjutkan lagi. Sidang lanjutan akan digelar hari ini, Jumat (30/5) dengan agenda pemeriksaan perkara PHPU pada 3 panel. Dan Maluku masuk dalam panel 3. (NT)

Check Also

2 Berkas Calon Perseorangan Diterima 1 Ditolak

Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada 2020 telah ditetapkan Status dokumennya pertanggal 26 Februari 2020 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku