Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Perlu Diingat, PSU Hanya 10 Hari Pasca Pileg

Perlu Diingat, PSU Hanya 10 Hari Pasca Pileg

AMBON-Maraknya dugaan kecurangan di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Maluku saat berlangsungnya proses pemilihan legislatif (pileg) 9 April 2014 lalu menjadi fenomena tersendiri pada pileg kali ini di Maluku.

Sejumlah kecurangan itu pun ada yang berujung pada pemungutan suara ulang (PSU) seperti yang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Kepualauan Aru, Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Bahkan sejumlah TPS di Maluku hingga kini masih dalam proses  untuk dilakukan PSU karena alasan yang sama.

Namun perlu untuk diingat sesuai peraturan KPU waktu pelaksanaan PSU hanya 10 hari setelah pemungutan suara dilakukan. Hal ini ditegaskan Ketua KPU Maluku, Musa L Toekan menanggapi berbagai dugaan kecurangan yang terjadi disejumlah TPS saat pileg.

“Perlu diingat sesuai aturan waktu PSU itu hanya 10 hari setelah pencoblosan suara dilakukan sejak 9 april lalu,”kata Musa kepada Media Centre KPU Maluku, Senin (14/4).

Menurut Musa, bagi pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil pileg setelah 10 hari waktu yang diberikan dapat mengajukan gugatan ke Mahkama Konstitusi,”Jadi yang tidak puas setelah 10 hari waktu yang ditentukan dapat mengadu ke MK,ujarnya.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Maluku, Lussy Peilouw mengakui hingga kini pihaknya masih mengkaji sejumlah TPS bermasalah untuk direkomendasikan PSU.”Jadi 7 TPS di Tual sedang kita kaji untuk dilakukan PSU, begitu juga di Malteng, SBT dan juga di TPS di Kabupaten SBB,”ujarnya. (NT)

Check Also

2 Berkas Calon Perseorangan Diterima 1 Ditolak

Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada 2020 telah ditetapkan Status dokumennya pertanggal 26 Februari 2020 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku