Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Rekap Suara MBD, KPU Maluku Buat Berita Acara Kejadian Khusus

Rekap Suara MBD, KPU Maluku Buat Berita Acara Kejadian Khusus

AMBON -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku akan membuat berita acara sebelum mengelar pleno rekapitulasi jarak jauh untuk menghitung hasil perolehan suara pemilu legislatif (pileg) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

 

Anggota KPU Maluku, La Alwi kepada Media Centre KPU Maluku  Senin (5/5) mengatakan sebelum menggelar pleno rekapitulasi jarak jauh itu, pihaknya akan membuat berita acara terlebih dahulu. Selain itu KPU juga akan meminta persetujuan Bawaslu Maluku dan berkoordinasi dengan saksi partai politik.

“Nanti akan dibuat dalam berita acara dan ditandatangani. Jadi ini kita anggap sebagai kejadian khusus.,”kata La Alwi.

Menurutnya, terkait akan dilakukannya pleno jarak jauh ini, KPU Maluku juga telah berkoordinasi dengan KPU pusat. Hasilnya, KPU pusat meminta agar data pleno rekpitulasi suara Kabupaten MBD dapat dimiliki juga oleh KPU Maluku sebelum digelar pleno jarak jauh tersebut.

“KPU pusat meminta kita harus memegang data pleno hasil rekapitulasi dari sana, makanya saat ini kita meminta kepada KPU MBD dapat mengirim datanya lewat fax, dan saat ini mereka sedang berusaha mengirim datanya dari MBD,”katanya.

Langkah ini terpaksa ditempuh KPU Maluku karena hasil pleno rekapitulasi suara pileg MBD tidak bisa dibawa ke Ambon lantaran sulitnya transportasi. KPU Maluku sendiri telah berkoordinasi dengan Pemda MBD, Pemprov Maluku dan juga TNI/Polri namun biaya untuk mendatangkan dokumen hasil pileg MBD sangat tinggi.

“Yang pertama tidak ada jadwal kapal laut, yang kedua menyewa pesawat tapi biayanya itu Rp 200.000.000 dan itu juga tidak mungkin dilakukan karena selain keterbatasan anggaran juga karena waktu kita sangat terbatas sekali,”ujarnya.

Dia menjelaskan, pleno jarak jauh yang akan dilakukan KPU Maluku secara hukum memang tidak diatur dalam undang-undang, namun undang-undang juga tidak melarang secara tegas hal itu dilakukan.”Jadi prinsipnya ini soal azas efesiensi  dan efektifitas waktu. sejauh bisa dilakukan secara transparan dan ada jaminan maka ituakan dilakukan. Kita hanya diberikan torenasi waktu untuk menyampaikan hasil pileg dari Maluku ke KPU pusat itu paling lambat dua harikedepan,”ujarnya.

Rekapitulasi pengitungan suara pileg di KPU Maluku masih menyisahkan dua kabupaten lagi  yakni Kabupaten MBD dan kabupate Seram Bagian Timur. Kabupaten MBD sendiri merupakan wilayah kepulauan terluar di provinsi Maluku yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. (NT)

Check Also

2 Berkas Calon Perseorangan Diterima 1 Ditolak

Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pilkada 2020 telah ditetapkan Status dokumennya pertanggal 26 Februari 2020 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku