Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Selamatkan Pemilih Non e_KTP, Berharap Ada Edaran KPU RI

Selamatkan Pemilih Non e_KTP, Berharap Ada Edaran KPU RI

MEDIACENTER.–Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat sangat penting untuk menyalamatkan hak pilih ratusan ribu pemilih non e-KTP. Di sisi lain, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcpil) didesak mempercepat proses perekaman.

Komisioner KPU Maluku, Almudatsir Sangadji mengatakan, hingga sekarang belum ada revisi terhadap Paraturan KPU nomor nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data pemilih Pilkada, maupun PKPU nomor 8 Tahun 2017 tentang pemungutan dan penghitungan suara Pilkada.

“Apakah PKPU soal pungut hitung dan PKPU pemutakhiran data pemilih direvisi atau melalui surat edaran KPU, itu masih kita tunggu. Selama ini memang belum ada diskresi, dan belum ada perubahan regulasi soal itu,”kata Almudatsir kepada Ambon Ekspres Kamis, 14 April 2018.

Kewajiban bagi pemilih menunjukkan e-KTP atau Surat Keterangan (Suket) dijelaskan dalam pasal 7 (ayat 2) yang berbunyi, dalam memberikan suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemilih menunjukkan formulir Model C6-KWK dan wajib menunjukkan KTP-el atau Surat Keterangan Kepada KPPS.

“Kalau PKPU pungut hitung, sudah ditentukan di pasal 7 bahwa pemnilih yang nanti menggunakan hak pilih di Pilkada di TPSD yang sudah terdadtar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sudah dapat formulir C6, namun pada saat mau menggunakan hak pilih, dia harus menunjukkan e-KTP atau Surat Keterangan,” jelas koordinator divisi hukum itu.

Tujuan klausal ini, papar Almudatsir, untuk mencegah penggunaan formulir C6 (pemberitahuan pemungutan dan penghitungan) oleh orang lain atau yang tidak terdata dalam DPT.

“Jadi, untuk memastikan bahwa orang yang mendapatkan C6 dan menggunakan hak pilih adalah orang yang sama, maka dia wajib menunjukkan e-KTP atau Suket,”jelasnya. Namun, realisasi aturan ini terkendala perekaman dan pencetakan e-KTP yang belum tuntas. Hingga 10 April lalu, masih terdapat 107.784 pemilih non e-KTP atau baru baru 12.712 yang melakukan perekaman dan memiliki e-KTP. Dengan rincian, Kota Ambon 1.188 dari 5.401 non e-KTP, Kabupaten Maluku Tengah 1.678 dari 35.183, Seram Bagian Barat 786 dari 18.771, Seram Bagian Timur 1.982 dai 12.813, Buru 557 dari 4.606, Buru Selatan 2.393 dari 5.725. Maluku Tenggara 470 dari 7.485, Kota Tual 446 dari 2.220, Maluku Tenggara Barat 1.042 dari 6.404 , Kepulauan Aru 1.098 dari 3.165 dan Maluku Barat Daya 1.074 dari 6.011. Disdukcapil juga belum memberikan kepastian, kapan Suket bagi pemiliha yang telah melakukan perekaman diterbitkan. (MC01/AE)

Check Also

KPU Serahkan Pass Word SIPPP ke 24 Balon DPD

MEDIACENTER.-Sebanyak 24 bakal calon perseorangan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 daerah pemilihan (Dapil) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku