Home / ... Info Terkini / Berita Umum / TNI/Polri dan Pemprov Maluku Serukan Pilpres Damai

TNI/Polri dan Pemprov Maluku Serukan Pilpres Damai

AMBON-Menjelang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden  (Pilpres) 9 Juli mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama  Kodam 16 Pattimura dan Polda Maluku, menyeruhkan kepada semua warga agar  pelaksanaan Pilples di Maluku  harus berjalam aman dan damai. Pilpres harus bebas dari tindakan kekerasan.

Pantauan Media Center KPU Maluku, seruan pelaksanaan  Pilpres damai tersebut tertuang dalam spanduk yang dipasang di sejumlah jalan utama di Kota Ambon. Diantaranya di Jalan Raya Pattimura Ambon, samping Kantor Gubernur Maluku. Spanduk dengan ukuran  4 x 2 meter tersebut dipajang di pagar Kantor Gubernur Maluku, bertuliskan   “Damai Dalam Pemilu itu Indah”. Spanduk yang sama juga dipasang di sejumlah jalan di Ambon sejak Minggu (25/5).

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemrov Maluku John Hursepuny menyatakan, spanduk  seruan damai  tersebut sengaja dipasang Pemprov Maluku, bersama TNI/Polri untuk   mengingatkan warga agar tetap menjaga perdamaian di Maluku menjelang Pilpres, meski diantaranya warga terjadi  perbedaan politiknya.

John mengakui, dalam situasi Pilpres yang berlangsung   head to head antara dua kubu, pertarungan akan memanas sehingga berpengaruh terhadap situasi pendukung di tingkat bawah. Karena itu, Pemrov Maluku dan TNI/Polri terus mengajak warga untuk tetap menjaga perdamaian di Maluku  termasuk saat Pilpres mendatang.

“Pemprov Maluku  bersama TNI/Polri terus mengajak warga masyarakat untuk hidup rukun dan damai, terutama menjelang Pilpres ini. Meski kita berbeda padangan politik dalam Pilpres mendatang, namun jangan sampai kita terpecah – pecah. Perdamaian itu sangat penting untuk membangun daerah ini,”kata John saat dihubungi Media Center KPU Maluku, Senin (26/5). Ia juga menyatakan, perbedaan politik itu biasa terjadi namun harus disikapi secara dewasa dalam alam domokrasi saat ini, sehingga tidak mengorbankan  pihak lain, apalagi masyarakat yang harus dikorbankan.

Ia menyatakan, tidak akan ada artinya pembangunan suatu daerah jika daerah tersebut tidak aman. Keamanan itu sangat mahal terutama bagi  Kota Ambon dan Maluku.  Karena itu Pemprov Maluku bersama jajaran TNI/Polri terus mengkampanyekan kehidupan yang rukun dan damai, sehingga pembangunan juga bisa berjalan  lancar   di  Maluku, terutama menjelang Pilpres  ini.

John juga menyatakan, saat Pemilu Legislatig (Pileg) 9 April lalu, Pemprov Maluku bersama jajaran TNI/Polri melakukan hal yang sama, menghimbau warga untuk menjaga pedamaian agar Pileg berjalan aman dan lancar. Dan terbukti pelaksanaan Pileg di Maluku berjalan aman dan lancar. (NT)

Check Also

PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN TAHUN 2020

Sesuai Amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,  khususnya : Pasal 14 huruf ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KPU Provinsi Maluku