Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Anggota KPU Aru Jadi Tersangka Penggelembungan Suara

Anggota KPU Aru Jadi Tersangka Penggelembungan Suara

AMBON-Anggota KPU Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Abdul Wahid Azis Roroa ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi terkait kasus penggelembungan suara untuk memenangkan salah satu calon Anggota DPD RI di Kabupaten tersebut.

 

Selain Asis, penyidik  reskrim Polres Kepulauan Aru juga menetapkan status tersangka kepada Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Aru Tengah, Gorits Borolla terkait kasus  yang sama.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polres Kepulauan Aru, atas laporan Panwaslu  setempat  terkait adanya penggelembungan 3.000  suara kepada calon anggota DPD RI, Zulkarnaen saat Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu.

“Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik  kemudian menetapkan  seorang anggota  KPU  dan Ketua PPK Aru Tengah, terkait dugaan penggelembungan 3.000  suara untuk calon anggota DPD RI,” kata Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Muhammad Rum Ohoirat  saat dihubungi dari Ambon Jumat (9/5).

Muhammad Rum  menyatakan,  polisi saat ini tengah mengembangkan kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada keterlibatan pihak lain atakuah tidak. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka,  namun  menurut Muhammad Rum keduanya untuk saat ini  tidak ditahan.

“Kedua tersangka dijerat dengan Undang – Undang Pemilu 2014. Kita tidak menahan kedua tersangka dan untuk sementara kasus ini masih terus kita kembangkan, apakah melibatkan pihak lain atau tidak,” katanya. (NT)

Check Also

Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Periode Semester I (Januari-Juni) Tahun 2021 Tingkat KPU Provinsi Maluku

(9/7/21) Jumat, 9 Juli 2021 bertempat di ruang rapat Kantor KPU Provinsi Maluku, telah dilaksanakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPU Provinsi Maluku