Home / ... Info Terkini / Berita Umum / Berharap Pilpres Aman, KPU Kota Ambon Surati MUI dan GPM

Berharap Pilpres Aman, KPU Kota Ambon Surati MUI dan GPM

AMBON-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menyurati Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Gereja Protestan Maluku (GPM) di Kota Ambon untuk meminta kedua lembaga agama tersebut dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat jelang hari pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.

Surat KPU Maluku ini tujuannya untuk meminta bantuan tokoh dari kedua agama melalui MUI dan GPM agar dapat memberikan pencerahan lewat mimbar masjid dan gereja kepada umatnya.

“Maksud kita menyurati MUI dan GPM untuk meminta bantuan agar bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat di Kota Ambon agar dapat mengikuti pilpres dengan aman dan damai.” kata Ketua KPU Kota Ambon, Marthinus Kainama dalam Sosialisasi yang digelar di Hotel Amans, Sabtu (5/7) lalu.

Menurutnya, Tokoh Agama mempunyai peran yang signifikan, sehingga mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat. Dia juga menjelaskan pihaknya jika nasihat para tokoh agama diperlukan untuk membangun kedamaian pemilu.

Dia mengatakan, jika MUI dan GPM berperan aktif di Masjid dan Gereja maka masyarakat akan tercerahkan dengan pesan – pesan yang disampaikan, dan jika pencerahan tersebut terserap dengan baik maka Pilpres akan berjalan aman dan tertib. Ia mengakui pada setiap pemilu pasti ada gesekan, baik pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada), pemilu legislative (Pileg) maupun Pilpres. Sehingga untuk mengantisipasi gesekan itu, pesan – pesan moral dari MUI dan GPM sangat diperlukan.

Selain tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan mahasiswa dimintai peran dan tanggung jawabnya untuk menyukseskan pilpres di Ambon. Menurut Martinus sejumlah elemen ini merupakan pilar – pilar penting yang harus dimanfaatkan untuk mendorong jalannya proses Pilpres. “Mereka punya perang penting, untuk itu harus difungsikan agar dapat meminimalisir hal – hal tidak diinginkan,” ujar Marthinus.

Dia berharap dengan upaya tersebut, dapat menciptakan pemilu bersih dan berkualitas di Maluku. Katanya, Maluku dalam dua kali pemilu beruntung selalu bermasalah di pusat, baik di Mahkamah Konstitusi (MK) maupun di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Untuk itulah, tokoh agama dan pemangku kepetingan sangat diperlukan perannya. (NT)

Check Also

Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Periode Semester I (Januari-Juni) Tahun 2021 Tingkat KPU Provinsi Maluku

(9/7/21) Jumat, 9 Juli 2021 bertempat di ruang rapat Kantor KPU Provinsi Maluku, telah dilaksanakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPU Provinsi Maluku