Home / ... Info Terkini / Berita Umum / KPU MBD Mulai Rekapitulasi Hasil Pileg

KPU MBD Mulai Rekapitulasi Hasil Pileg

AMBON– Setelah merampungkan rekapitulasi di delapan panitia pemilihan kecamatan (PPK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Provinsi Maluku, Senin (21/4) mulai menggelar rekapitulasi penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April lalu.  Namun sejumlah PPK di wilayah itu belum  tiba di KPU MBD di  Kota Tiakur, Ibukota Kabupaten MBD, karena masih menunggu transportasi di wilayah mereka.

“Delapan  kecamatan sudah menyelesaikan rekapitulasi, namun karena  kusulitan transportasi belum semua PPK yang memasukan kotak surat  ke kami. Untuk mempercepat waktu,  KPU mulai Senin siang ini akan  menggelar rekapitulasi dengan PPK yang sudah masuk, nanti yang lainnya menyusul,” kata  Ketua KPU MBD Rommi Imelda Rumambi saat dihubungi Media Center KPU, Senin (21/4).

 

Rommi menyatakan, delapan PPK  sejak pekan kemarin  sudah selesai menggelar rekap, namun karena ketiadaan transportasi menuju Kota Tiakur,  sejumlah PPK  belum bisa membawa kotak –kotak suara hasil direkap ke KPU MBD. Namun rekap di KPU tetap jalan dengan PPK yang ada saat ini.   “Sistemnya kita rekap yang sudah ada di KPU dulu, nanti yang lain disesuikan saja karena sebagian  PPK yang sulit transportasi dalam perjalanan ke  KPU,” katanya.

Rommi menyatakan, sebagian PPK tiba Senin di KPU MBD, sebagian lainnya Selasa (22/4) besok. “Kita jalan sesuai jadwal KPU. Sebenarnya tidak ada masalah, masalah di kita hanya soal kesulitan transportasi dan komunikasi saja. Petugas PPK harus menunggu berhari-hari untuk menuju ibukota kabupaten, sehingga itu yang menyebabkan rekap di KPU terlambat,” katanya.

Ia memperkirakaan pelaksanaan rekapitulasi di KPU MBD akan berlangsung dua  hari, setelah itu pihaknya akan berangkat ke Ambon untuk mengikuti rekapitulasi di KPU Maluku. Terkait dengan pemungutan suara ulang (PSU), menurut Rommi di Kabupaten  MBD bersih dari pelaksanaan PSU. Karena itulah, rekapitulasi di PPK  berjalan sesuai rencana. Kendala yang dihadapi pihak KPU MBD, ya itu hanya soal transportasi dan komunikasi.

Maklum saja, MBD merupakan daerah terpencil di Maluku yang sulit transportasi laut, sarana komunikasi juga terbatas di daerah itu. Rommi juga menegaskan, angka partisipasi pemilih di MBD sekitar 75 persen saat Pileg 9 April lalu.  (NT)

Check Also

Rapat Koordinasi Data Pemilih Berkelanjutan Periode Semester I (Januari-Juni) Tahun 2021 Tingkat KPU Provinsi Maluku

(9/7/21) Jumat, 9 Juli 2021 bertempat di ruang rapat Kantor KPU Provinsi Maluku, telah dilaksanakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KPU Provinsi Maluku